Tempat Memotret di PIK

Salah satu hal merepotkan kalau memotret di Jakarta adalah nggak banyak lokasi yang bagus (yang gratis atau bayarnya murah). Atau kalau tempatnya bagus, ternyata tidak boleh motret (misalnya di beberapa mall). Semakin sering memotret, pastinya ingin mencari tempat yang unik, yang belum banyak dipakai untuk pemotretan sebelumnya.

Nah, ini yang susah. Saya paling menghindari foto di Kota Tua. Bukan karena tidak suka tempatnya, tapi karena sudah banyak yang memotret di sana. Hanya sayangnya, belum ada lokasi lain di Jakarta yang kuat unsur kolonialnya selain di Kota Tua.

Untuk daerah utara Jakarta, sebagai alternatif pilihan, kalian bisa mencoba di Ancol dan Sunda Kelapa. Kalau masih terlalu umum, coba bergerak sedikit menuju Pantai Indah Kapuk. Di sana ada beberapa spot yang bagus. Berikut ini spot yang pernah saya pakai untuk pemotretan.

1. Taman Wisata Alam Angke Kapuk


Seperti apa tempatnya?

Melihat Proses Shooting Film Kompl3x

Beberapa minggu lalu saya diajak teman saya, yang menjadi produser eksekutif sebuah film berjudul Kompl3x, untuk ikut dengannya ke lokasi shooting. Saya langsung jawab iya. Sekali-sekali ingin lihat juga, mumpung saya kenal dengan beberapa orang kreatif di baliknya.

Saya bertemu dengan teman saya itu di Senayan City, sebelum kami lanjut dijemput ke lokasi shooting di Apartemen Gateway Petukangan. Hihi namanya saja apartemen, tapi penampilan perawatan gedungnya nggak berbeda dengan rumah susun. Bedanya, ada kolam renang yang bersih di tengah-tengah bangunan yang berbentuk kotak itu.

_MG_0892
Tentang film apa sih Kompl3x?

Menonton Live Isyana Sarasvati

Saya sebenarnya sudah beberapa kali melihat aksi live Isyana Sarasvati. Hanya saja kalau sebelumnya, saya nggak bisa menikmati maksimal karena posisi berdiri dan memotret tidak pernah nyaman, baik itu saat Indonesian Jazz Festival atau Java Jazz Festival. Sekalinya enak, adalah saat Konser Musik Nasional. Namun karena itu acara televisi, jadi aksi live-nya lebih terbatas.

Hari Minggu kemarin saya menonton dengan puas Isyana di Tribeca Park, Mal Central Park. Yang menonton tidak sepadat di event festival. Mungkin karena malam pertama Ramadhan. Saya bersama teman-teman berdiri di paling depan, dengan kamera kami masing-masing.

_MG_5488
Lanjut lihat foto dan ceritanya

Shojo Complex, Akan Menyasar Pasar Mana?

Saya sering banget mampir ke event Jejepangan di Jakarta, terutama yang berhubungan dengan musik. Sabtu kemarin saya datang ke AEON Mall untuk melihat aksi debut idol group baru Shojo Complex. Setiap kali saya melihat hal baru seperti ini, saya selalu bertanya, target segmen mana sih yang mereka sasar? Apa yang membuat mereka beda dengan kompetitor di segmen yang sama? Dan mungkin puluhan pertanyaan lainnya yang berhubungan dengan strategi dan pemasaran.

_MG_4947

Kalau saya amati, event idol di Jakarta ini terbagi menjadi beberapa kelompok. Masing-masing punya karakternya sendiri:
Apa saja sih kelompok ini?

Berkenalan dengan Shojo Complex

Sejak beberapa minggu lalu saya sudah mendengar kabar tentang proyek Kawaiian Girls, dengan Diasta (eks JKT48) sebagai salah satu anggotanya. Kabar yang beredar saat itu, Diasta bersama dengan banyak perempuan muda lainnya mengikuti sebuah audisi yang diselenggarakan oleh Yoshimoto Kreatif Indonesia. Isu yang beredar adalah mereka mencari talent untuk sebuah maid cafe.

Akhirnya Kawaiian Girls ini memulai debutnya di AEON Mall BSD City tanggal 4 Juni 2016 kemarin. Ternyata audisi ini adalah untuk membentuk idol group baru di bawah Yoshimoto, dengan nama Shojo Complex. Nama ini pun baru dirilis saat itu juga di venue. Para member pun sepertinya tidak mengetahui tentang perubahan nama ini.

_MG_4902

_MG_4963
Lanjut berkenalan dengan Shojo Complex