KOWAWA! (´▽`)/

“Akhirnya kamu menetas juga,” si ibu menatap kendi yang mulai pecah.

Air mata si ibu menetes dari badannya. Terlihat senyum bahagia terpancar di paruhnya. Sudah berabad-abad ia menanti kelahiran putrinya. Si ibu mengepakkan sayapnya yang berwarna cerah, pertanda ekspresi bahagia.

Si ibu bergerak menyeret badannya. Ekor hijaunya merapat pada tanah yang keras. Perlahan ia mendekati kendi tanah liat di hadapannya.

Putrinya sungguh terlihat cantik. Si putri mengangkat lehernya, merayap keluar dari rumah kendi yang telah mengeraminya selama seratus tahun. Matanya langsung tertuju pada si ibu.

KOWAWA! (´▽`)/” ujar si putri saat ia menatap mata ibunya untuk pertama kali.

Dua makhluk yang saling berbahagia, meski membutuhkan masa satu abad untuk mempertemukannya.

64-KOWAWA

2 thoughts on “KOWAWA! (´▽`)/”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge