Menemukan Koleksi Masa Lalu

Siapa di sini yang suka menyimpan barang klasik? Minggu lalu ceritanya di rumah lagi dipasang lemari baru. Kalau tahu kebiasaan nyokap, itu artinya akan ada perombakan isi lemari lainnya secara besar-besaran. Yang diganti satu lemari, tapi efeknya ke banyak lemari lainnya. Haha ya jadi PR bersama satu rumah bongkar-bongkar.

Nah gara-gara bongkaran itu, jadi nemu beberapa barang masa lalu yang lupa pernah disimpan di situ. Bukan, bukan foto bekas pujaan hati. Namun koleksi mainan dan barang berbau teknologi nan klasik. Kayak gini nih sukaannya om @pinot. Makanya saya waktu itu jadi foto barang-barang yang saya temukan.

Yang paling banyak ditemukan adalah koleksi kaset lama saya, dan nyokap saya. Eh tau kan yang namanya kaset? Jadi ya adik-adik, dulu itu jauh sebelum kenal dengan MP3, ada yang namanya Compact Disc. Sebelumnya lagi ada yang namanya kaset. Lagunya direkam di atas pita analog. Ada dua sisi, Side A dan Side B. Jadi satu album kaset itu akan dikasih keterangan lagu-lagu apa yang direkam di masing-masing sisi.

20120330-091827.jpg

Selain kaset untuk audio, ada yang namanya juga kaset video. Format yang dulu terkenal ada dua: VHS dan Betamax. Ada yang bisa dipakai merekam selama 30 menit hingga 120 menit. Dulu saya suka merekam ke video dari Laser Disc. Tau gak Laser Disc? Itu adalah DVD era masa lalu. Bentuknya juga cakram tapi besar. Ada dua sisi juga, jadi bisa diputar bolak-balik. Dulu adalah eranya penyewaan film Laser Disc. Biasanya beberapa film bagus, saya rekam dulu dari Laser Disc ke video VHS. Sekarang kaset-kaset rekaman itu teronggok begitu saja karena saya sudah tak punya video player-nya.

Selain itu saya juga menemukan dus-dus program yang masih menggunakan disket. Adik-adik pasti gak kenal yang namanya disket. Seperti kaset, disket menyimpan data digital dalam bentuk pita yang berbentuk cakram. Satu disket ukuran 3.5 inci itu cuma muat 1.44 Megabytes. Haha bayangkan saja dengan USB flash disk yang sekarang bisa menyimpan sampai 8 Gigabytes.

20120330-092045.jpg

Jadi dulu kalau saya main game itu saya harus bolak-balik ganti disket, karena satu jenis game itu bisa punya 3-10 disket, tergantung kompleksitas game-nya. Apalagi dulu hard disk adalah barang mewah. Ukuran 20 Megabytes saja bisa dibilang mahal. Beruntunglah kala itu untuk mereka yang punya hard disk, game bisa dikopi dulu ke situ, jadi nggak perlu bolak-balik ganti disket.

Ngomong-ngomong disket, saya menemukan disket original Windows 3.1 dan DOS 6.2 Upgrade. Saya juga menemukan game klasik Rex Nebular dan Quest for Glory I dan II. Game original ini dulu dibelikan di Singapura. Dulu ingin tahu juga sih apa bedanya beli game bajakan dan original versi disket. Ya sama aja sih sebetulnya. Bedanya yang original lebih mahal aja. Jadi? Lebih murah beli bajakan. Hahaha apalagi dulu modelnya sistem copy game. Per copy-nya bayar Rp.1.000,00. Murah ya?

20120330-091914.jpg

20120330-091937.jpg

20120330-092007.jpg

Benda klasik lain yang saya temukan saat bongkar lemari adalah koleksi komik lokal lama. Saya nemu lengkap satu seri Putri Ular karya Djair. Gambar sampulnya aduhai sekali. Susah ngedapetin komik lama yang lengkap seperti ini. Saya dulu membelinya di sebuah pameran buku, lupa tapi persisnya kapan dan di mana.

20120330-091755.jpg

Tahun 2000-an saya bersama beberapa teman pernah membuat serangkaian komik, ada yang independen, ada yang bekerja sama dengan penerbitan. Dari puluhan komik yang pernah kami buat, tidak semuanya saya masih punya komik versi cetaknya. Bersyukurlah saya, karena saat bongkar-bongkar ini, saya bisa menemukan sebagian komik-komik tadi. Suatu kenangan tersendiri bisa memegang komik-komik karya sendiri ini lagi.

Akhir kata, semua koleksi ini saya pisahkan. Yang memang sudah tak terpakai, namun memiliki rasa sentimentil yang kuat, tentu saya simpan. Selebihnya, akan bersatu dengan sampah-sampah lainnya.

Kalau kamu, benda nostalgia dan sentimentil apakah yang dari masa lalu yang masih kamu simpan?

20120330-091723.jpg

20120330-091701.jpg

7 thoughts on “Menemukan Koleksi Masa Lalu”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge