Pertanyaan Menyebalkan

Maaf lahir bathin ya kakak-kakak semua!

Selain bermaaf-maafan yang selalu kita lakukan setiap Lebaran (semoga sih dari hati ya), selalu ada kebiasaan untuk sungkeman dengan keluarga yang lebih tua. Untuk banyak orang, sungkeman adalah bagian yang menyiksa, karena kita akan berhadapan dengan pertanyaan rutin yang membosankan.

Bertemu dengan anggota keluarga yang mungkin hanya setahun sekali memang bertujuan untuk menjalin silaturahmi. Karena mereka nggak kenal banget dengan kita, ujung-ujungnya yang terlontar adalah pertanyaan basa-basi. Saking basa-basinya, mereka suka nggak sadar kalau beberapa pertanyaan menyakitkan hati karena terlalu pribadi.

“Wah kamu kok gemukan ya sekarang?”

“Pipi kamu tembem ya?”

“Kapan dong pacarnya diajak ke sini?”

“Jadi kapan nikah?”

“Kapan nih dedeknya lahir?”

“Si inih nggak pengen kamu kasih adik?”

Mau disepet bales dengan pertanyaan lain kok kayaknya nggak sopan. Yang paling dilakukan cuma menganggap itu sebagai doa dan mengaminkan. Meski tetap sih dalam hati dongkol. Yah, namanya juga setahun sekali. Kalau ketemunya hampir setiap hari sih mereka kan sudah kenal dengan diri kita, dan pertanyaan basa-basi itu nggak akan muncul.

Jadi jangan dimasukkan ke hati ya!

Btw, saya sendiri sudah nggak ditanyakan lagi sih. Kalau dulu itu yang tanya hanya eyangti saya. Hihi karena si eyangti pun sudah tahu tentang cerita saya, jadi pertanyaan itu nggak muncul lagi.

9 thoughts on “Pertanyaan Menyebalkan”

  1. Aku belum tau cerita tentangmu, Pit.
    Jadi, kapan kawin?
    *ditujes*

    😀 pengen nya sih bersikap positif ya boow sama pertanyaan2 basa-basi begitu, tapi….. *exhale*

  2. Alhamdulillah, lebih banyak pertanyaan: “kapan itu masuk TV ya?” daripada pertanyaan yang mengandung kata “kapan”. :))

    Met lebaran kak Pit, mohon maaf lahir & batin yaa. *salim*

Leave a Reply to lindaleenk Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge