Pengalaman Handshake di Festival Handshake JKT48

Event JKT48 Handshake kali ini berbeda banget dengan sebelumnya. Lokasi kini di Episentrum Walk, dengan area event yang lebih luas daripada di FX dulu. Jumlah partisipannya pun semakin banyak, melebihi event-event handshake sebelumnya.

Apa saja yang bikin event handshake kemarin berbeda?

  • Booth handshake tetap ada, tertutup dari setiap sisi, termasuk atas, sehingga unsur privasi tetap terjaga.
  • Ada panggung tempat beragam aktivitas umum berlangsung, dari game bersama fans, unjuk keahlian member JKT48, national handshake (salaman ala bubaran theater dengan beberapa member), hingga diakhiri dengan performa seluruh member JKT48.
  • Ada booth makanan dan minuman, yang dilayani sendiri oleh member.
  • Event kali ini mendapat banyak sponsor, terutama oleh brand yang selama setahun ini telah bekerja sama dengan JKT48. Setiap sponsor disediakan booth. Beberapa member pun berotasi mampir ke setiap booth, untuk ikut menarik perhatian pengunjung.

Di tulisan blog saya kali ini, saya hanya mau berbagi cerita saat saya handshake dengan beberapa member.

Beruntunglah punya teman-teman baik di group Line, yang menghibahkan beberapa tiket handshake mereka ke banyak orang (termasuk saya). Mereka ingin agar member bisa kenal dengan lebih banyak fans lagi. Tentu saja saya tak menyia-nyiakan kesempatan itu dong.

Oh iya, saat event, saya mengenakan pin OOM48. Banyak teman saya juga mengenakan pin sama. Bahkan kami berniat mendistribusikan pin ini kepada member saat handshake. Mereka kasih stiker, kami kasih pin. Hahaha, sambil tanya-tanya apakah mereka sudah pernah lihat video OOM48 itu.

 

Della (KIII) – Sesi 1:

Saya cuma menanyakan kabarnya saja, sejak operasi terakhir. Katanya sambil bercanda, “kalo masih sakit, nggak akan di sini doong..”

Lalu saya lanjut menyampaikan pesan seorang teman kepada Della di sini.

 

Rachel (Trainee) – Sesi 2:

Baru masuk booth, Rachel langsung memastikan, “Kak Pitra kan?”

Saya hanya tersenyum mengangguk. Ini pertama kalinya saya handshake dengan Rachel, meski ia sudah mengenali saya sebelumnya di theater. Lalu saya ceritakan kalau teman-teman sedang mengerjakan suatu proyek untuk trainee. Tunggu saja ya.

Tidak lupa saya memberikan satu pin ke Rachel, dan menanyakan apakah ia sudah pernah menonton videonya. Ia pun menjawab kalau videonya lucu. Saya katakan kepada Rachel untuk menunggu video berikutnya.

 

Via (Trainee) – Sesi 4:

Saat masuk booth, Via langsung menyambut, “Hai Kak Pitra…”

Via langsung menunjuk pin OOM48 yang saya kenakan dan memintanya. Saya berikan satu pin yang memang saya sediakan untuk Via. Mirip dengan Rachel, saya juga menanyakan tanggapannya tentang video OOM48. Katanya pun, lucu. (ini kenapa jawabnya sama semua).

 

Sonia (J) – Sesi 4:

Ini pertama kalinya saya handshake dengan Sonia/Wawa. Jujur saja di sesi ini, saya agak-agak kosong, karena sebenarnya tidak terlalu mengenal Wawa. Seorang teman meminta saya untuk mencoba saja ngobrol dengan Wawa. Rupanya Wawa lebih cenderung menunggu topik. Agak susah kalau memang tidak ada topik yang ingin ditanyakan (apalagi kalau belum terlalu kenal).

Yang lucu di sesi ini, saya seperti ditinggal security yang menjaga booth Wawa. Saya dibiarkan saja ngobrol lama di dalam, meski hanya punya 1 tiket. Malah akhirnya, saya sendiri yang menuntaskan pembicaraan dengan Wawa, sebelum diminta pergi oleh security (seperti biasanya).

 

Stella (J) – Sesi 5:

Antriannya panjang juga, padahal di sesi ini saya harus handshake dengan 2 member. Akhirnya setelah masuk ke dalam booth Stella, panjangnya antrian terbayar sudah. Stella pun langsung menyambut, “Halo Kak Pitra…”

Hahahaha, kalau Rachel dan Via sih memang sudah tahu saya sebelumnya, tapi kalau Stella, saya nggak tahu kalau dia masih ingat.

Senyumnya Stella sungguh luar biasa. Di sesi ini saya hanya mengucapkan terima kasih atas perform-nya, senyumnya, suaranya yang menghibur selama 2 tahun ini, dan semoga lancar di langkah Stella selanjutnya.

 

Rona (KIII) – Sesi 5:

Untungnya antrian ke booth Rona tidak terlalu panjang. Karena saya belum pernah handshake dengan Rona sebelumnya, dan jarang banget juga menanggapi tweetnya, jadi saya pun memperkenalkan nama saya terlebih dahulu. Lucunya, setelah itu, Rona menjawabnya dengan, “Aku sudah tahu kok, kak…”

Duh, ini memang ya. Kalau sudah dikenal oleh 1-2 orang di generasi kedua, sepertinya akan beredar cepat ke member-member lainnya di generasi sama.

Anaknya menarik kok (meski fashion-nya agak-agak nyentrik ya). Saya sedikit cerita ternyata kalau latihan dance itu susah ya menghapal blockingan. Rona lalu tertawa sambil menjawab, “Memaaang…”

 

Noella (KIII) – Sesi 6:

Belakangan ini saya mulai melihat sesuatu yang menarik dari performa Noella, terutama sejak dia unjuk talenta pasca theater. Di luar kemampuan dance-nya yang keren, ternyata Noella memiliki suara yang bagus, dan bisa bermain gitar pula. Hahaha apalagi sejak seminggu sebelum event handshake, ternyata saya sudah dikenali oleh Noella gara-gara tweet iseng nyepet saya (tentunya berbau bercanda ya).

Di event handshake kemarin, Noella langsung menyapa saya saat masuk, “Halo kak Pitra.. Ini yang suka ngece (nyepet) itu ya?”

Saya hanya tertawa, lalu bilang kalau Noella keberatan, tentu akan saya hentikan kok. Ternyata dia nggak keberatan sama sekali. Haha ternyata dia juga ingat komentar saya dulu kala di Google Plus-nya. Saat itu saya menanyakan kapan berani perform unit song dengan live. Kata Noella, “dulu yang komentarnya panjang banget itu kan? Sejak kemarin sudah 2 kali kok perform live. Semoga besok-besok bisa lebih banyak lagi.”

 

Ikha (KIII) – Sesi 6:

Saya masuk ke booth Ikha sudah menjelang pergantian sesi. Ini handshake pertama saya dengan Ikha. Saya mengenalkan diri terlebih dahulu seperti biasanya. Karena malam sebelumnya Ikha sempat absen pasca encore di theater, maka saat di booth saya lebih menanyakan kesehatannya. Katanya, sudah mendingan, meski sebenarnya belum sembuh benar.

 

Viny (KIII) – Sesi 7:

Kalau berikutnya ada handshake lagi, saya pasti akan malas untuk handshake dengan Viny. Bukan, bukan karena Viny-nya. Viny sih menyenangkan. Yang tidak menyenangkan itu antriannya. Berawal cabang 3 lalu menyempit 1 di pemeriksaan tiket. Saya sampai di depan booth hampir sejam. Penanda nama di booth pun sudah diganti. Untungnya saya masih mendapat kesempatan handshake.

Ini juga pertama kalinya saya handshake dengan Viny. Saya mengenalkan nama dulu, dan seperti Rona, ia menjawab kalau sudah tahu nama saya.

Saya sempat bercanda, “Viny gak main gitar lagi?” (Viny pernah bermain gitar sambil menyanyikan Give Me Five saat Meet and Greet bulan puasa kemarin).

Viny menjawab sambil tertawa, “Aah, nggak dulu.. belajar gitaran yang bener dulu..”

Viny lebih banyak meminta masukan/review. Hahaha, saya jawab, kalau review, kan suka saya tulis di JKT48stuff.com, tapi pakai bahasa Inggris. Viny berupaya menjelaskan bentuk review yang ia bayangkan, tapi sampai waktu sesi berakhir, ia masih belum bisa mendeskripsikannya. Yang jelas bukan melulu review tentang dirinya pribadi, tapi lebih secara keseluruhan.

 

Yona (KIII) – Sesi 8:

Saat saya berada di depan booth, listrik di jejeran booth kanan mati. Handshake sempat dihentikan menunggu listrik menyala. Namun mungkin karena terlalu lama, proses handshake pun tetap dilakukan, meski dalam remang-remang.

Saya masuk sambil memuji Yona, “Tuh kan, dalam gelap aja Yona keliatan cantik. Gimana kalo terang coba…” Yona lalu tertawa dan berkomentar, “Kak Pitra mah sukanya ngegombal..”

Di sesi ini Yona sempat menanyakan video OOM48 berikutnya, dan meminta saya untuk cover dance lagu berikutnya itu. Hahahaha… Jelas saja saya tolak. Yona saya minta untuk tunggu videonya saja dan lihat sendiri. Yona juga meminta pin OOM48 yang saya kenakan, meski ia sendiri sudah menerima pin serupa dari teman saya lainnya.

Saya sempat menanyakan rencana Yona sendiri di 2014 mau bagaimana. Namun ia belum menjawab, malah minta saran saya sebaiknya bagaimana. Ini ditanya malah nanya balik. Sayang waktu sesi keburu habis sebelum pertanyaan bisa terjawab.

2 thoughts on “Pengalaman Handshake di Festival Handshake JKT48”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge