Cinematic Street Photography

Saya sering buka-buka galeri street photography karya orang lain, baik di Flickr maupun 500px. Di antara beragam street photography itu, ternyata ada satu genre yang menarik perhatian saya belakangan ini. Istilahnya “cinematic street photography.” Karya foto Jeff Krol dan James Yeung sering jadi acuannya.

Lalu apa uniknya genre ini? Foto hasil karya ini seakan-akan diambil dari potongan film sinema. Anggap saja kalian menonton Bluray atau DVD film sinema, lalu kalian menekan tombol pause. Nah, kalau kalian bisa menghasilkan jepretan foto seperti saat sebuah film sinema di-pause, nah itulah cinematic street photography.

Yang menjadi ciri khasnya (meski tidak wajib), adalah kesan widescreen dari foto. Ukuran gambar (termasuk bar hitam widescreen) dibuat dalam ratio 16:9, dengan foto di dalamnya berukuran ratio 2,35:1. Jepretan foto berupa candid, sesuatu yang tak terduga, dan memang bukan di-pose-kan. Tone foto pun dibuat seperti film sinema (ini sih sebetulnya bagian tersusahnya).

Silakan jenguk group foto ini di Flickr, supaya lebih terbayang. Ada pula tutorial dari David Geffin di sini.

Saya sendiri baru mencoba bereksperimen dengan genre ini. Berikut ini adalah foto yang diambil saat Pawai Seni dan Budaya Kreatif 2014 di Monas beberapa minggu lalu. Saya mengedit tone foto dan menambahkan efek widescreen. Galeri lebih lengkap bisa dijenguk di sini.

[fshow photosetid=72157647395157880]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge