Menulis di Dalam Bus Trans Jakarta

Hampir setiap hari saya menggunakan bus Trans Jakarta dari rumah ke kantor, dan sebaliknya. Lumayan waktu yang dibutuhkan, antara 30-45 menit tergantung keberadaan si bus sendiri. Kalau saat pulang malah lebih lama karena bus harus mengalah dengan para mobil dan motor yang ikut mengambil jalurnya.

Waktu itu sebetulnya cukup lumayan untuk dipakai melakukan hal produktif. Seandainya saya bisa membuka laptop, saya pasti akan memanfaatkannya untuk bekerja. Sayangnya nggak mungkin melakukan itu. Akhirnya waktu dipakai untuk membaca keseruan di social media, group chat, hingga artikel berita melalui ponsel. Namun itu semua bersifat pasif. Artinya saya hanya jadi penerima materi saja.

DSCF3736

Belakangan ini saya selalu mencoba lebih aktif dengan menyusun draft post blog selama saya berada di dalam bus. Itu pun hanya bisa saya lakukan kalau saya sedang tidak bergelantungan ya… karena saya butuh dua tangan saya untuk mengetik di ponsel. Sudah mencoba sih untuk mengetik dengan tangan kanan, sementara tangan kiri berpegangan di gantungan atas. Hasilnya.. saya berulang kali hampir jatuh ketika bus mengerem. Ponsel pun hampir terlempar lepas dari tangan. Sejak saat itu, saya hanya menulis saat kebagian tempat duduk, atau bisa bersandar di belalai sambungan bus.

Nah kalau kalian, apa sih yang kalian lakukan untuk menunggu waktu selama perjalanan di dalam bus Trans Jakarta?

DSCF3734

15 thoughts on “Menulis di Dalam Bus Trans Jakarta”

  1. Coba dibalik..Ngetik pake tangan kiri, pegangan pake tangan kanan.. Hmm kalau gw di bus TJ juga biasanya baca2 twit di TL atau yg udah difavoritin.

  2. Gue biasanya mengamati orang dan menyusun draft post bila menemukan sesuatu yang bisa diceritakan.

    Kalo nggak ya socmed-an.

    Kalo nggak ya Netflix-an.

    Kalo nggak ya melatih kemampuan mengetik dengan satu tangan memegang HP dan satu tangan gelantungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge