Memotret untuk Instagram L’Oréal Professionel

Beberapa hari lalu saya kembali belajar hal baru di ranah fotografi. Kali ini saya diminta untuk membantu motret untuk kebutuhan Instagram brand L’Oréal Professionel. Brand ini menyelenggarakan event L’Oréal Professionel Style and Colour Trophy 2016, yang menghadirkan para hair stylist dari seluruh Indonesia dan juga luar negeri.

Di hari pertama saya diminta untuk memotret para finalis hair stylist yang menunjukkan keahliannya menyusun tata rambut selama 4 jam. Lokasinya bertempat di ruang besar di kantor L’Oréal Professionel yang disulap jadi salon. Asyiknya, cahaya matahari langsung menerangi ruangan, sehingga cahaya natural bisa didapatkan.


Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memotret untuk kebutuhan fashion rambut, yang baru saya pelajari saat itu.

1. Memotret harus eye level dengan si model. Tidak boleh miring ke kiri, ke kanan, dari atas, atau dari bawah. Jangan sampai terlihat distorsi. Di sinilah gunanya lensa fix 40mm yang saya pakai. Jika punya lensa 50mm atau 60mm juga boleh sih, tapi harus siap dengan ruang gerak yang terbatas ya.

2. Yang jadi perhatian utama brand adalah rambut. Saat memotret rambut, harus terlihat penuh, jangan sampai terpotong. Wajah model tidak menjadi prioritas. Lebih tonjolkan rambut dan hair stylist yang terlibat.

3. Karena ini untuk kebutuhan live post Instagram, sangat disarankan menggunakan kamera yang memiliki wifi. Hasil foto berupa JPG langsung dipilih dan diambil secara remote oleh rekan saya yang menjadi admin social media brand.

4. Hasil foto tidak boleh mengalami pengeditan tone, karena akan merusak warna asli rambut. Jadi harus apa adanya. Editing yang dibolehkan hanya sebatas crop dan pengaturan brightness/contrast saja. Di sini saya sangat terbantu dengan kondisi ruangan yang mendapatkan cahaya matahari memadai.

Di hari kedua saya lanjut memotret di ballroom Hotel Raffles. Saya diminta untuk memotret aksi para hair stylist bintang tamu di backstage. Kondisi pencahayaan di sini memang sangat terbatas. Saya harus menggunakan flash di sini. Flash saya bounce ke atas supaya cahayanya tidak jatuh keras ke wajah model.

Saat acara dimulai, saya sudah bersiap di  ballroom. Sebagai staf resmi, saya bisa memotret persis di titik tengah depan catwalk. Brand mensyaratkan agar hasil foto tidak boleh ada yang miring. Momen kebahagiaan finalis saat diumumkan sebagai pemenang juga menjadi hal penting. Demikian pula dengan momen aksi hair stylist di panggung yang menjadi bintang tamu acara ini.

Jarak dari lidah catwalk terdepan ke titik pemotretan lumayan jauh, hampir 10 meter. Jarak dari titik pemotretan ke panggung paling belakang lebih dari 30 meter. Siapkan lensa tele 70-200mm untuk memotretnya. Dengan zoom 200mm pun saya hanya bisa mendapatkan wide seluruh panggung yang di paling belakang. Saya sengaja menggunakan JPG ukuran besar, supaya masih bisa di-crop jauh saat akan di-post di Instagram. Yang penting asal jangan sampai salah saja titik fokus pemotretan.

Foto-foto jepretan yang sudah dipublikasikan bisa dilihat langsung di akun Instagram L’Oréal Professionel Indonesia ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge