Menonton Live Isyana Sarasvati

Saya sebenarnya sudah beberapa kali melihat aksi live Isyana Sarasvati. Hanya saja kalau sebelumnya, saya nggak bisa menikmati maksimal karena posisi berdiri dan memotret tidak pernah nyaman, baik itu saat Indonesian Jazz Festival atau Java Jazz Festival. Sekalinya enak, adalah saat Konser Musik Nasional. Namun karena itu acara televisi, jadi aksi live-nya lebih terbatas.

Hari Minggu kemarin saya menonton dengan puas Isyana di Tribeca Park, Mal Central Park. Yang menonton tidak sepadat di event festival. Mungkin karena malam pertama Ramadhan. Saya bersama teman-teman berdiri di paling depan, dengan kamera kami masing-masing.

_MG_5488

Beberapa hal yang saya lihat menjadi keunikan Isyana saat live kemarin adalah:

  • Memulai dan mengakhiri live dengan band. Band pengiring Isyana mengisi intro sebelum Isyana naik ke panggung. Demikian pula saat lagu terakhir. Ketika Isyana sudah turun meninggalkan panggung, band masih tetap mengisi seakan-akan menjadi pelepas perpisahan Isyana dan penontonnya.
  • _MG_5504

    _MG_5430

  • Semua lagu dibawakan hampir tanpa jeda. Kalau umumnya melihat aksi live, setiap akhir lagu dan awal lagu berikutnya terasa jelas, karena ada break MC. Sementara kalau Isyana, semuanya terasa mengalir jadi satu kesatuan. Entah itu melalui permainan keyboard yang menjadi penghubung antara lagu, atau ajakan bercanda dengan para pengunjung, namun tetap dengan iringan musik.
  • _MG_5506

  • Isyana membawakan single terbarunya “Mimpi” yang diawali dengan ia bermain keyboard solo. Video klipnya baru dirilis 2 minggu lalu. Jadi beda seminggu dengan aksi live-nya minggu lalu di Central Park.
  • Isyana sudah mengenal sangat siapa saja Isyanation (fanbase-nya). Kebetulan mereka semua berdiri di titik tengah panggung. Sering kali Isyana menyapa mereka. Untuk lagu “Kau Adalah” yang seharusnya ia berduet dengan Rayi Putra, Isyana malah mengajak fans-nya untuk berduet. Bahkan untuk bagian rap di lagu tersebut, dinyanyikan penuh oleh seorang fans cowok yang berdiri di antara Isyanation lainnya.
  • Yang saya paling suka saat live adalah ketika Isyana sering berinteraksi dengan anggota band lainnya. Ia mendekati pemain gitar, bass, keyboard, hingga drummer, bergantian. Asyiknya adalah ketika si drummer bermain solo, Isyana pun ikut nimbrung di bagian akhir dengan ikut memukul drum.

Foto-foto jepretan live Isyana Sarasvati di Central Park bisa dicek di galeri Flickr ini.

_MG_5547

_MG_5558

_MG_5441

_MG_5527

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge