Belanja Kelapa Tua

Tadi pagi usai sahur, saya menyempatkan kembali mampir ke Tugu Jogja, memotretnya saat matahari menjelang terbit. Usai dari sana, saya mampir ke Pasar Kranggan yang berlokasi tidak jauh dari sana. Setelah sempat berputar-putar dan memotret sana-sini, saya berjumpa dengan Ibu saya yang memang sedang belanja di sana. Akhirnya ikut menemani beliau sembari lanjut foto sana-sini.

DSCF5698//embedr.flickr.com/assets/client-code.js

Di antara sekian titik belanja, Ibu saya sempat membeli kelapa tua (kalau bukan muda, namanya kelapa tua kan?) dari seorang ibu penjual. Kelapa ini biasanya diambil dagingnya, diserut, lalu dimasak menjadi santan. Si ibu penjual bercerita kalau ia membeli borongan setiap buah kelapa seharga Rp7.500,00 dan ia jual kembali Rp.8.000,00. Untungnya per buah hanya 500 rupiah.

Saya mengamati sang ibu penjual mengambilkan beberapa kelapa dari ember di belakangnya. Ia lalu membelah dan mengeluarkan air dari dalamnya. Kalau air kelapa muda memang enak, tapi kalau kelapa tua, biasanya sih nggak dipakai untuk masak.

DSCF5699//embedr.flickr.com/assets/client-code.js

DSCF5704<script async src="//embedr.flickr.com/assets/client-code posologie viagra 100.js” charset=”utf-8″>

DSCF5706//embedr.flickr.com/assets/client-code.js

Si ibu penjual lalu mencongkel dan mengelupaskan kulit sabut yang menutupi buah kelapa. Sabut yang tersisa ia kumpulkan dalam ember terpisah.

DSCF5708//embedr.flickr.com/assets/client-code.js

DSCF5707//embedr.flickr.com/assets/client-code.js

DSCF5710//embedr.flickr.com/assets/client-code.js

Lalu si ibu mengambil sebuah pisau yang didesain khusus untuk menyerut sisa kulit kelapa. Ia bercerita kalau ia membelinya dengan harga Rp.20.000,00. Kesannya nggak mahal ya, tapi kalau dihitung dari keuntungan penjualannya, si ibu harus bisa menjual 40 buah kelapa dulu sebelum ia bisa membeli pisau tersebut.

DSCF5713//embedr.flickr.com/assets/client-code.js

DSCF5714//embedr.flickr.com/assets/client-code.js

DSCF5716//embedr.flickr.com/assets/client-code.js

Kelapa tua yang sudah bersih kulitnya pun dimasukkan dalam plastik, dan diserahkan ke Ibu saya. Saya dan Ibu saya pun lanjut untuk berbelanja kebutuhan lainnya.

DSCF5709//embedr.flickr.com/assets/client-code.js

6 thoughts on “Belanja Kelapa Tua”

  1. ya, dimana-mana yang tua itu airnya udah gak enak. 🙈

    Kelapa tua mahal juga ternyata, kemaren saya beli kelapa muda Rp. 20.000 dapat 3. Itu pun kata tante saya masih mahal.. Haha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge