Power BI: UFO Sightings

Nggak nyangka ternyata ada loh dataset pengamatan UFO. Saya menemukannya di Kaggle.com, situs yang khusus menyajikan beragam jenis dataset, dari yang serius sampai yang fun. Datanya lumayan besar, karena menyimpan temuan sejak tahun 1900, meski aktivitas pelaporan tertinggi baru ada sejak awal tahun 2000.

Keisengan saya pun berlanjut. Di sela waktu kerja, saya iseng memasukkan dataset-nya ke Power BI. Hasilnya bisa dilihat di tampilan berikut ini. Pelaporan terbanyak dilakukan di Amerika Serikat dan Inggris. Kebanyakan UFO yang dilihat hanya berupa cahaya. Hasil data ini belum memfilter laporan yang diduga hoax, jadi masih kotor. Ada sih data yang lebih bersih, bisa dicek di URL Kaggle di atas kalau mau ikutan mencoba sendiri.

Menjajal Google Voice Search

Kemarin di event Google for Indonesia, saya dikenalkan dengan aplikasi Google Voice Search. Sebenarnya saya sudah tahu keberadaan aplikasi ini cukup lama. Bisa ditemukan langsung di ponsel Android, karena terinstalasi secara default. Namun yang saya tidak sadari, kalau ternyata aplikasi Google Voice Search ini sudah mendukung penuh bahasa Indonesia.

Pastikan kalau aplikasi Google Voice Search sudah kalian ganti menggunakan bahasa Indonesia. Default di saya sih bahasa Inggris, karena memang saya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa default antarmuka ponsel saya. Lalu kalian tap icon mic dan berucap kata-kata kunci yang dijadikan pencarian. Pengalaman saya mencoba, lebih dari 90% apa yang saya ucapkan, tertulis dengan benar di hasil pencariannya. Hebat juga ini aplikasi melakukan pembelajarannya.

Screenshot_2016-08-10-05-31-21_com.google.android.googlequicksearchbox
Continue reading “Menjajal Google Voice Search” »

Nonton Film Suicide Squad

Saya pertama kali kenal dengan grup Suicide Squad di tahun 1987, saat awal-awal membaca komik DC versi asli (bukan terjemahan). Saat itu konsepnya benar-benar baru bagi saya. Sekumpulan penjahat yang menjalani misi rahasia dari pemerintah, dengan imbalan pengurangan masa hukuman.

Untuk menjaga agar mereka tetap bekerja dalam koridor yang benar, ada chip bom ditanam di tangan mereka. Mereka juga dipandu oleh perwakilan tentara US dan hero, seperti Colonel Flag, Nightshade, dan Bronze Tiger. Sebuah konsep grup baru, di antara grup-grup superhero lainnya saat itu seperti Justice League, Titans, dan Outsiders. Saat itu penulisnya adalah John Ostrander, yang namanya diabadikan di film Suicide Squad sebagai nama salah satu bangunan.

suicide squad 1987
Suicide Squad versi 1987 (ada nama-namanya tuh)

Lanjut baca tentang Suicide Squad

Menjajal Aplikasi Prisma untuk Android

​Akhirnya aplikasi Prisma yang keren ini datang juga ke Android. Dulu cuma pengguna iOS saja yang bisa membuat efek keren lukisan dari aplikasi ini. Sejak beberapa hari lalu, pengguna Android sudah bisa mengunduhnya di Play Store.

Saat pertama kali mencoba di Android, agak kesal juga. Ternyata saat itu masih ada bug yang sangat mengganggu. Fitur auto save tidak jalan. Lalu saat men-share atau save manual, ternyata hasil foto yang sudah diedit bertumpuk dengan foto asli, dengan proporsi skala yang berbeda.

<img src="https://c1.staticflickr.com/8/7577/27966089344_1ee3052746_z viagra online canada.jpg” width=”525″ height=”525″ alt=”496cebe070a9adc00a06da2af9b7f75bresNet9_n7″>//embedr.flickr.com/assets/client-code.js
Noella Sisterina

537aac29e5718965b0c1b98611688eb6resNet8_1//embedr.flickr.com/assets/client-code.js
Aya Anjani
Lanjut ngobrolin Prisma

Bricks Decool Architect 23 in 1

Biasanya dimulai dari meniru, lalu setelah itu mencoba membuat sesuatu yang baru. Mungkin itu prinsip yang dilakukan bricks merk Decool dari Tionghoa. Awal-awalnya merk ini sering bikin bootleg dari Lego, lalu lama-lama membuat versinya sendiri (meski tetap sih pakai propriety rights pihak lain tanpa izin, hahaha). Itu yang mereka lakukan untuk beragam desain minifigure versi mereka.

Selain minifigure, Decool juga mengeluarkan seri Architect. Kalau di Lego, ini mirip dengan seri Creator. Satu dus berisi banyak part yang bisa digunakan untuk membangun lebih dari 1 bentuk. Tentunya dengan petunjuk di dalamnya. Nah, di seri-seri awal memang Decool meniru abis bentuk dari Lego Creator, namun belakangan ini mereka sudah 100% mengeluarkan desainnya sendiri, tanpa melanggar propriety rights pihak lain.

Ada yang paling menakjubkan di antara desain terbaru itu, yaitu seri 3110. Sementara seri lainnya hanya 3 in 1 (3 macam desain dalam 1 dus), seri 3110 ini malah 23 in 1 (23 macam desain dalam 1 dus). Buku petunjuk di dalamnya memang hanya menceritakan 3 desain saja. Sisa 20 desain lainnya bisa diunduh online dari situs mereka.

DSCF6645
Lihat hasilnya yuk!