Tempat Memotret di PIK

Salah satu hal merepotkan kalau memotret di Jakarta adalah nggak banyak lokasi yang bagus (yang gratis atau bayarnya murah). Atau kalau tempatnya bagus, ternyata tidak boleh motret (misalnya di beberapa mall). Semakin sering memotret, pastinya ingin mencari tempat yang unik, yang belum banyak dipakai untuk pemotretan sebelumnya.

Nah, ini yang susah. Saya paling menghindari foto di Kota Tua. Bukan karena tidak suka tempatnya, tapi karena sudah banyak yang memotret di sana. Hanya sayangnya, belum ada lokasi lain di Jakarta yang kuat unsur kolonialnya selain di Kota Tua.

Untuk daerah utara Jakarta, sebagai alternatif pilihan, kalian bisa mencoba di Ancol dan Sunda Kelapa. Kalau masih terlalu umum, coba bergerak sedikit menuju Pantai Indah Kapuk. Di sana ada beberapa spot yang bagus. Berikut ini spot yang pernah saya pakai untuk pemotretan.

1. Taman Wisata Alam Angke Kapuk


Seperti apa tempatnya?

Solitude – Solitary – Hope

SOLITUDE
This place is so distant.
Not there. Not near. Not tomorrow.
Abandoness. That’s what it felt.
Nothingness. That’s what can be seen.
Solitude is where I am now.

A photo posted by Pitra (@pitra.box) on

SOLITARY
I have to hope.
That love can see me here.
That my heart can have its pulse again.
That your light can salvage me.
And bring me out of this solitary.
To have you hold me again for tomorrow.

A photo posted by Pitra (@pitra.box) on

HOPE
Solemn is coming.
It brings me peace through abandoness.
Pulse is flowing through my vein.
The nothingness is escaping.
Hope is felt risen beneath me.
Soon I have the courage to love again.

A photo posted by Pitra (@pitra.box) on

Taken from: instagram.com/pitra.box

instagram story 01

Memotret untuk Instagram L’Oréal Professionel

Beberapa hari lalu saya kembali belajar hal baru di ranah fotografi. Kali ini saya diminta untuk membantu motret untuk kebutuhan Instagram brand L’Oréal Professionel. Brand ini menyelenggarakan event L’Oréal Professionel Style and Colour Trophy 2016, yang menghadirkan para hair stylist dari seluruh Indonesia dan juga luar negeri.

Di hari pertama saya diminta untuk memotret para finalis hair stylist yang menunjukkan keahliannya menyusun tata rambut selama 4 jam. Lokasinya bertempat di ruang besar di kantor L’Oréal Professionel yang disulap jadi salon. Asyiknya, cahaya matahari langsung menerangi ruangan, sehingga cahaya natural bisa didapatkan.


Lihat foto-foto lainnya

Keramaian Panggung Ennichisai 2016

Tanggal 14-15 Mei kemarin perhelatan Ennichisai, festival Jejepangan terbesar di Indonesia kembali diadakan. Kecuali tahun lalu (karena harus ke luar kota), saya selalu datang ke event ini. Kalau dulu saya melihat dan memotret aksi yang terjadi di jalan-jalan dalam kompleks Blok M. Kali ini fokus saya hanya memotret aksi di stage dan keramaian (baca: kelucuan) anak-anak JS Navigator.

Faint★Star untuk kedua kalinya datang ke Ennichisai. Kali ini saya sudah kenal dengan duet idol ini, dan kebetulan saya ditunjuk untuk menjadi fotografer official-nya selama di Ennichisai. Asyik tentunya, karena saya bisa mendapatkan akses memotret di media pit.

_MG_0013
Loverin Tamburin
Lanjut baca cerita Ennichisai tahun ini yuk!

Foto yang Dipublikasikan di Akun Instagram Lain

Setiap kali saya memotret aksi panggung (dan backstage-nya), saya sering mempublikasikannya pertama kali di Twitter. Saya selalu tag subjek performer yang saya foto. Lumayan, biasanya saya bisa berkenalan dengan mereka sekalian setelah itu. Nggak semuanya juga sih. 🙂 Untuk yang saya sudah kenal, ada beberapa foto yang saya kirim lewat email.

Lalu kalau ada foto saya yang mereka anggap bagus (entah bagus beneran, atau bagus karena nggak ada yang lain yang motretin), mereka suka reshare kembali fotonya di Instagram mereka. Saya sih senang-senang saja. Buat saya, saat memotret seseorang, adalah hak dia juga untuk menggunakan fotonya di social media. Ada yang menuliskan kredit nama saya, ada yang men-tag saya di Instagram, ada juga yang tidak. Kalau foto itu asalnya dari Twitter, pasti sudah saya berikan watermark, jadi tidak masalah bagi saya ketika di-reshare, saya tidak di-tag lagi. Cuma kadang yang bikin sebal adalah, jumlah likes mereka bisa lebih banyak daripada saya hahaha…

Saya mau embed beberapa foto jepretan saya yang di-repost beberapa hari belakangan ini. Hehe, tapi saya nggak usah tunjukin yang di-reshare member Cherrybelle dan Teenebelle ya, nanti terlalu banyak. Ini performer lainnya saja.

Rissa Gunawan – Juwita Band


Lanjut lihat foto-foto lainnya