IdolGrapherID 03

Kalian sudah mengunduh majalah foto IdolGrapherID nomor 01 dan 02 kan? Naah, minggu lalu yang nomor 03 juga sudah tersedia. Kali ini isi majalah lebih berfokus pada foto musisi solo dan band terkenal. Ada Raisa, Mocca, Dewa, Ari Lasso, dan Maudy Ayunda.

Selain itu juga ada foto JKT48, Cherrybelle, dan Teenebelle, yang selalu ada di tiap edisinya (haha soalnya para kontributornya rajin kalau ke event mereka). JKT48 yang kali ini lebih banyak fotonya, karena mereka menyelenggarakan event live di penghujung tahun 2015.

Langsung saja, klik tautan ini untuk mendapatkan edisi nomor 03!

IdolGrapherID-3-cover

Menghitung Shutter Count Canon

Setiap kamera ada umurnya. Setiap mekanik dalam sebuah benda pasti akan berhenti berfungsi di suatu hari. Sama juga dengan kamera. Usia hidup sebuah kamera bisa dihitung dari jumlah shutter yang sudah dijepretkan. Untuk yang aktif memotret atau suka bikin time lapse, ada baiknya sekali-sekali coba cek sudah berapa kali shutter kamera dijepretkan.

Untuk pengguna Canon ada beberapa aplikasi gratis yang bisa dipakai. Namun untuk kamera Canon 1 digit agak repot, karena ternyata kebanyakan aplikasi gratis ini tidak bisa mendeteksi angka shutter terakhir yang dipakai. Saya pengguna Canon 5D Mark II, dan tools berbasis Windows ini yang sudah saya sempat coba:

1. Camera Shutter Count

Aplikasi berbasis web ini meminta saya untuk mengunggah file JPG jepretan terakhir dari kamera. Nantinya aplikasi ini akan mengeluarkan angkanya, karena biasanya angka ini akan ditanam oleh kamera dalam meta data file JPG. Sayangnya hasil file JPG dari Canon 5D Mark II tidak menyimpan data tersebut. Artinya, saya tidak berhasil mendapatkan angka shutter terakhir.

Cek aplikasi lainnya yuk!

IdolGrapherID 02

Kalian sudah lihat dan unduh majalah IdolGrapherID edisi 01 kan? Sebentar lagi akan rilis nomor 03.. tapi sebelum itu cek dulu dong <a href="https://goo pharmacie viagra europe.gl/nb0Tz2″ target=”_blank”>IdolGrapherID edisi 02.

Edisi ini merupakan edisi spesial karena saya dan teman-teman mendapat kesempatan untuk menyajikan foto-foto eksklusif audisi Cherrybelle. Foto-foto saat mereka latihan fisik, hingga saat mereka perform di acara final audisi di Lippo Mall Kemang.

Foto-foto liputan lainnya seperti Japan Festival di Bintaro dan aksi JKT48 di event Pensi juga ada kok. Ayo lihat dan unduh majalahnya!

IdolGrapherID-2-cover

6 Tips Memotret Solo atau Band

Pengalaman memotret penyanyi solo atau band pasti berbeda dibanding memotret grup idol. Kalau motret grup idol kan subjeknya banyak. Walaupun kita diam di tempat pun, pasti masih bisa dapat banyak shot yang berbeda. Apalagi mereka suka bergerak ke sana ke mari dengan koreografi yang menarik untuk difoto.

Nah berbeda kalau kita memotret seorang penyanyi solo atau band yang cenderung diam di tempat. Subjeknya pun itu lagi itu lagi. Kalau kita diam di tempat, shot yang didapat pasti sangat sedikit variannya. Lalu biasanya apa yang saya lakukan?

Berikut ini beberapa tips supaya shot yang diambil bisa lebih bervariasi:

1. Ambil sudut pandang yang berbeda.

Kalau memotret yang pengunjungnya ramai seperti Raisa, saya biasanya sudah menunggu di posisi yang menurut saya andalan. Makin dekat panggung makin baik. Selama dua lagu pertama saya habiskan shot di sana. Setelah itu saya baru pindah titik pemotretan. Ke sisi panggung, kanan panggung, bahkan kalau lokasinya di mall, saya naik ke lantai atas untuk memotret suasananya. Kalau memungkinkan coba juga mengambil dari arah belakang, untuk memperlihatkan keramaian penonton di depan panggung.

IMG_6340

Tips lainnya apa aja ya

Mengontrol Noise untuk Pemotretan Stage

Kemarin di Twitter kak Goenrock sempat bercerita tentang mengontrol noise secara umum dalam pemotretan. Rangkumannya bisa dicek di tautan ini. Silakan baca dulu yaa…

Seperti kalian mungkin juga sudah tahu, kalau saya lebih banyak memotret stage. Tantangan di stage adalah, cahaya yang ada umumnya terbatas (kecuali di konser-konser besar ya), dan kita dihadapkan pada tantangan untuk memotret subjek dengan kecepatan tinggi (apalagi motret grup idol yang geraknya cepat). Jadi saya mau berbagi cerita tentang mengontrol noise, khususnya untuk aksi di stage. Karena saya nggak bakat cerita panjang di Twitter, mending saya ceritain dalam satu postingan blog saja.

Pertama kali yang harus disiapkan adalah, memotretlah dengan file RAW. Jangan hanya JPG, karena RAW memiliki lebih banyak data yang disimpan yang akan sangat jauh memudahkan kalian saat mengedit fotonya nanti. Memang menggunakan file RAW akan memakan space besar. Beli memory card yang banyak, jangan pelit ya.

Lanjut menyimak tips yuk