Tentang Levitasi Bagian II

Masih lanjut tentang foto levitasi. Ide pemotretan ini tercetus saat melihat koleksi foto-foto di blog ini. Memang hampir sebagian besar foto tersebut dibuat oleh fotografer profesional. Pengerjaannya pun tidak sederhana. Kebanyakan menggunakan pemotretan studio. Tripod dipasang. Sekali memotret latar belakang. Sekali lagi memotret model yang “melayang” di atas ganjelan kursi. Lalu memasuki proses editing digital dengan menghapus bagian kursi di foto kedua dan menggantikannya dengan foto latar belakang dari foto pertama.  Ya kalau punya studio boleh lah dicoba-coba trik seperti ini.

Alternatif lebih murah dan mudah adalah mengikuti trik yang disampaikan di video YouTube ini. Si fotografer mendapatkan referensinya dari situs ini. Cara ini yang saya kerjakan bersama teman saya, Goenrock dan Ipi. Nggak susah kok. Hihihi asal si model mau untuk diminta loncat berulang-ulang, sisanya sih nggak ada masalah berarti. Cek saja portfolio si fotografer tadi untuk melihat referensi levitasi versinya. Yang jadi model di foto-foto ini juga teman-teman sendiri, namanya Silva dan Dana. Semua foto menggunakan kecepatan 1/500, dengan diafragma dan ISO menyesuaikan pada kondisi cahaya normal. Koleksi hasil foto levitasi juga bisa ditemukan di blog ini.

62 levitasi 1 62 levitasi 5 62 levitasi 4 62 levitasi 3 62 levitasi 2

 

 

 

 

Tentang Levitasi Bagian I

Hari ini saya bersama teman saya Goenrock dan Ipi, mencoba bereksperimen foto baru. Setiap orang pasti bermimpi untuk bisa terbang. Eksperimen ini memang tidak membuat orang terbang dalam arti sesungguhnya, tapi setidaknya merekam kesan kalau orang tersebut bisa terbang.

Praktiknya nggak susah kok. Cari seorang teman yang mau dikorbankan menjadi model. Minta ia melompat pendek. Jepret saat ia berada di udara. Gunakan kecepatan tinggi (saya pakai 1/500), supaya si teman terlihat freeze di udara. Diafragma dan ISO menyesuaikan saja ya.  Untuk membuat kesan lompatannya terlihat tinggi, cobalah ambil sudut pandang dari agak bawah. Gunakan properti untuk membuat “terbang”-nya menjadi lebih bercerita. Yang menjadi peraga di foto ini adalah: Silva dan Dana. Koleksi hasil foto levitasi juga bisa ditemukan di blog ini.

61 levitasi 1 61 levitasi 4 61 levitasi 2 61 levitasi 3

 

 

 

Perempuan dan Sirion

60 perempuan dan sirion 1

Kemarin Sabtu saat berkunjung ke IIMS (Indonesia International Motor Show), saya tentu nggak melewatkan memotret mobil dan “penjaga”-nya. Nah, pas banget lewat area Daihatsu, yang ternyata sedang ada lomba foto. Daihatsu sudah menyiapkan 5 (?) model yang siap dijadikan subjek pemotretan. Saya sih bukan salah satu pesertanya, tapi dengan modal cuek, tetap ikutan motret sana-sini. Yang saya tampilkan di sini adalah foto seorang model dengan mobil Daihatsu All New Sirion di belakangnya. Foto atas dan bawah: f 5, 1/40.

60 perempuan dan sirion 2

Kebersihan Truk

59 kebersihan truk 1
59 kebersihan truk 2

Kalau postingan sebelumnya dijepret dengan iPhone, maka postingan ini menyajikan gambar-gambar yang dijepret menggunakan Nikon D80. Masih menampilkan foto-foto Car Wash Angels, 10 model cantik yang berbasah-basahan di atas truk pickup. Satu hal yang menyenangkan saat menggunakan DSLR adalah lensa zoom-nya, sehingga saya nggak perlu mepet-mepet terlalu dekat dengan para model untuk dapat wajahnya. Foto kedua dari atas ini juga tak mungkin saya ambil dengan menggunakan iPhone karena posisi model yang berada di atas truk, terlalu jauh dari posisi para fotografer. Semua foto ini sudah melewati proses editing digital. Foto atas: f 5, 1/640, ISO 200. Foto kedua dari atas: f 5, 1/800, ISO 200. Foto paling bawah: f 5, 1/320, ISO 200.

59 kebersihan truk 3

 

 

Tentang Instagram Bagian II

57 instagram bagian 2 1

Foto-foto di atas ini diambil hari Sabtu kemarin saat kopdar #30HariInstagram. Hari itu temanya adalah fashion. Teman-teman dari GantiBaju.com ikut mendukung kegiatan ini dengan menyiapkan hadiah kaos untuk 5 orang dengan foto terbaik di hari itu. Berbeda dengan tulisan sebelumnya, dimana kala itu saya masih memotret dengan Galaxy Tab, di foto-foto ini saya sudah menggunakan iPhone 4. Semua pekerjaan dari awal pengambilan gambar, editing, hingga pengiriman ke Instagram dilakukan hanya melalui deviceini. Efek-efek yang paling sering saya pakai di iPhone (dan dipakai di foto-foto ini) adalah: iCamera HDR, Camera+, dan Photoshop Express. Model foto: @rahneputri, @myARTasya, dan @oijaw. Lokasi: Taman Suropati, Menteng.

57 instagram bagian 2 2