Belanja Kelapa Tua

Tadi pagi usai sahur, saya menyempatkan kembali mampir ke Tugu Jogja, memotretnya saat matahari menjelang terbit. Usai dari sana, saya mampir ke Pasar Kranggan yang berlokasi tidak jauh dari sana. Setelah sempat berputar-putar dan memotret sana-sini, saya berjumpa dengan Ibu saya yang memang sedang belanja di sana. Akhirnya ikut menemani beliau sembari lanjut foto sana-sini.

DSCF5698//embedr.flickr.com/assets/client-code.js
Baca cerita tentang penjual kelapa

Jalan-jalan Menyusuri Cikini

1452833876284

Hari minggu kemarin saya ikutan event jalan-jalan yang diselenggarakan oleh @JKTGoodGuide. Rute jalan-jalan (dengan kaki ya) ini menyusuri Cikini. Event ini gratis, meski diharapkan kalau kalian puas dengan guide yang diberikan, kalian bisa memberinya tips.

Selain rute Cikini, ternyata @JKTGoodGuide sebelumnya juga sudah pernah mengadakan event serupa dengan rute pusat kota Jakarta, kota tua, Pecinan Glodok, dan Menteng. Semuanya kawasan historis yang punya cerita. Para guide ini mengaku kalau mereka bukan historian. Jadi mereka tidak paham dengan detil cerita yang terjadi di suatu situs. Namun setelah mendengar mereka bercerita, jelas mereka lebih banyak tahu daripada saya hahaha..

Terus jalan-jalannya kayak gimana?

Pejalan Kaki di Malioboro

54 pejalan kaki di malioboro

Hari ini saya berada di Jogja. Pagi tadi saya manfaatkan untuk berjalan-jalan mencari gambar ke Malioboro. Lumayan, banyak jepretan menarik yang menceritakan suasana jalan dan kehidupan masyarakat Jogja di Malioboro. Salah satunya foto di atas ini. Dua bapak-bapak ini berjalan di jalur lambat Malioboro. Salah satunya asyik banget bertelepon sambil berjalan kaki. f 5.6, 1/400, ISO 100.

60 Menit

50 60 menit

Tanggal hari ini 26 Maret 2011, pukul 20:30 – 21:30 waktu setempat, secara serentak seluruh bumi melakukan Earth Hour, kegiatan tahunan memadamkan listrik selama 60 menit. Untuk “perayaan” ini, banyak kegiatan di pusat kota yang mendukung kegiatan pemadaman ini. Ada yang berpendapat Earth Hour tidak ada gunanya, kalau perilaku orang tidak ikut berubah karenanya. Ada yang berpendapat Earth Hour hanya sebagai ajang popularitas pihak korporasi tertentu untuk menunjukkan kesan kepedulian. Ada yang berpendapat kegiatan Earth Hour yang harus dilaksanakan sebagai perayaan, lengkap dengan konser musik dan hiburan pendukung.

Bagi saya pribadi, Earth Hour sebenarnya hanya sebagai pengingat diri kalau kita harus lebih banyak berhemat. Hemat menggunakan listrik, hemat dalam menggunakan bahan bakar fosil.  Hemat yang sebetulnya bisa menguntungkan diri sendiri dari sisi ekonomis. Nggak usah jauh-jauh memikirkan bumi deh. Dengan kita hidup lebih hemat dalam menggunakan listrik dan lebih banyak menggunakan kendaraan umum, bumi ikut tertolong dengan sendirinya kok. Saya sudah sebulan lebih ini menghindari menggunakan kendaraan pribadi kalau berkendaraan sendirian. Selain mengurangi stres diri karena kemacetan, juga dalam jangka panjang menghemat ongkos bensin pertamax dan pemeliharaan kendaran.

Malam Earth Hour ini saya datang untuk kedua kalinya di kegiatan yang diselenggarakan Coca-Cola. Beberapa teman sempat saya foto di kegelapan malam selama 60 menit ini. Dari kiri ke kanan: @leonisecret, @natalixia, dan @nanathnadia. Modalnya hanya cahaya lilin, ISO 1000, dan menahan nafas agar tidak bergeming saat menjepretkan rana.

Tentang Rahne

39 rahne 2

Kenalkan teman saya, Rahne Putri, pemilik blog kata-kata keren dan romantis, Sadgenic. Ia juga pemain kata-kata pemuji yang keren di ranah Twitter. Foto ini diambil saat teman-teman di Twitter mengikuti acara Piknik Asik (@piknikasik) di kebun binatang Ragunan. Rahne bersama dengan temannya, jeng Indi, membantu mengkoordinasikan acara sehingga lebih dari 50 warga Twitter, yang sebelumnya hanya bertatap kata, kini bisa saling bertatap muka dan lebih saling mengenal. Tunggu saja kegiatan Piknik Asik berikutnya ya! Galeri foto Piknik Asik lainnya bisa dicek di galeri ini. Foto atas: f 7.1, 1/20, ISO 200. Foto bawah:  7.1, 1/400, ISO 200.

39 rahne 1