Waspada di Bus Trans Jakarta

Bus Trans Jakarta memang transportasi umum yang paling mendekati kenyamanan untuk di kota Jakarta. Relatif aman juga, karena hanya orang pembeli tiket saja yang bisa memasuki areanya. Tidak ada pedagang asongan dan pengamen yang selalu muncul di bus biasa.

Meski relatif aman, bukan berarti benar-benar 100% aman ya. Di Jakarta, kita harus waspada terhadap segala kemungkinan, termasuk saat naik bus Trans Jakarta.

Beberapa hari lalu teman saya hampir kecopetan ponselnya. Modus kejahatannya persis sama dengan yang pernah saya lihat sebelumnya di halte bus berbeda. Berikut ini tips saya supaya kalian lebih bisa mengantisipasi kejadian pencopetan.

_MG_8400

Apa saja tipsnya?

Genki Sushi

Hari Minggu kemarin sempat mencoba makan siang di Genki Sushi, Grand Indonesia West Mall lantai 2. Lokasinya gabung dengan Seibu. Tanya saja deh kalau nggak nemu. Susah jelasin posisi persisnya.

DSCF3939

DSCF3921

Di restoran sushi ini, cara memesannya beda dengan restoran sushi lainnya. Di setiap meja tersedia 1 iPad. Pemesanan menu melalui aplikasi yang sudah ditanam di iPad. Pilih saja sesuai gambar. Jumlah porsinya sudah terlihat di gambar. Tekan tombol Confirm lalu tunggu sejenak.

Continue reading “Genki Sushi” »

Menulis di Dalam Bus Trans Jakarta

Hampir setiap hari saya menggunakan bus Trans Jakarta dari rumah ke kantor, dan sebaliknya. Lumayan waktu yang dibutuhkan, antara 30-45 menit tergantung keberadaan si bus sendiri. Kalau saat pulang malah lebih lama karena bus harus mengalah dengan para mobil dan motor yang ikut mengambil jalurnya.

Waktu itu sebetulnya cukup lumayan untuk dipakai melakukan hal produktif. Seandainya saya bisa membuka laptop, saya pasti akan memanfaatkannya untuk bekerja. Sayangnya nggak mungkin melakukan itu. Akhirnya waktu dipakai untuk membaca keseruan di social media, group chat, hingga artikel berita melalui ponsel. Namun itu semua bersifat pasif. Artinya saya hanya jadi penerima materi saja.

DSCF3736

Apa yang biasa saya lakukan di perjalanan?

Jalan-jalan Menyusuri Pecinan Jakarta

Bulan lalu saya pernah ikut jalan-jalan menyusuri Cikini bareng @JKTGoodGuide. Hari Senin pas libur hari raya Imlek ini, saya pun kembali ikutan. Kali ini rute yang ditempuh adalah menyusuri daerah China Town (Pecinan)-nya Jakarta, alias Glodok dan sekitarnya.

DSCF3767

Kami berkumpul pukul 9 pagi di 7-Eleven Hotel Novotel Gajah Mada. Lokasinya tidak jauh dari halte bus Olimo. Setelah berkumpul, rombongan dipecah menjadi 3 kelompok, dengan kelompok saya yang dipimpin Mas Farid berangkat lebih dulu. Masih satu kompleks dengan Novotel, tepat di belakangnya terlihat bangunan cagar budaya dengan gaya arsitektur Tionghoa. Papan bertulisan Candra Naya terpajang di atas pintu utama. Rumah ini dahulu adalah kediaman Mayor Khouw Kim An. Bentuk atap rumah ini terlihat melengkung bergaya Tionghoa dengan kedua ujungnya terbelah dua, sering disebut dengan “Ekor Walet.” Bentukan atap ini menunjukkan strata sosial penghuninya.

DSCF3764

DSCF3780

Cerita masih panjang. Lanjut yuk!

Mrs. Waffles

Ini bukan postingan berbayar yaa..

Hari Minggu kemarin ketika jalan-jalan ke suatu mall, keponakan saya minta dibelikan waffle di salah satu mini kios makanan. Nama kiosnya Mrs. Waffle.

Belakangan ini saya memang selalu membawa kembali kamera mirrorles Fujifilm X100S saat jalan-jalan. Lalu saya kepikiran, kenapa nggak saya coba sekalian dokumentasikan saja proses pembuatan dan penyajiannya.

Berikut ini beberapa foto hasil jepretannya, tanpa memasuki proses editing sama sekali. Kayaknya nanti kalau belanja makanan di tempat lain, akan saya coba fotoin juga deh seperti ini.

DSCF3674

DSCF3654

Lihat foto-foto selanjutnya yuk!