Malam Padat di Malioboro

Nggak afdol datang ke Jogja kalau nggak ikut menuhin Malioboro. Hahaha, mau turis atau tamu musiman kayak saya pasti menyempatkan diri untuk merasakan nuansa Malioboro Jogja.

DSCF6304

Dua tahun lalu saya bikin proyek pribadi untuk melakukan street photography di Malioboro siang dan malam, dengan tampilan akhir dalam hitam putih. Silakan cek postingan saya yang ini, atau galeri Flickr-nya di sini. Lalu tahun lalu, saya memotret Marthina Meliana di sepanjang Malioboro. Beberapa fotonya sudah dishare di Instagram.
Lihat foto Malioboro di malam hari

Medan Merdeka Barat di Pagi Hari

Hari Rabu pagi kemarin saya ke gedung RRI Jakarta di Jl. Medan Merdeka Barat, untuk mendokumentasikan Teenebelle yang siaran di sana. Saat itu pukul 8 lewat. Masih ada banyak waktu sebelum acara dimulai, karena saya sampai di halte bus Monas kepagian. Sambil menunggu, saya duduk cukup lama di dalam halte dan mengamati sekitar.

Menyenangkan sekali suasana pagi saat itu. Cerah. Lalu lintas di sekitar Monas sepi. Lebih banyak bus Trans Jakarta yang lalu lalang daripada mobil yang berlalu. Coba ya setiap sudut kota Jakarta bisa sesepi ini. Enak rasanya menikmati hawa Jakarta seperti ini. Saya pun beranjak ke luar dari halte.

_MG_8400

Perjalanan pun berlanjut

Jalan-jalan Menyusuri Cikini

1452833876284

Hari minggu kemarin saya ikutan event jalan-jalan yang diselenggarakan oleh @JKTGoodGuide. Rute jalan-jalan (dengan kaki ya) ini menyusuri Cikini. Event ini gratis, meski diharapkan kalau kalian puas dengan guide yang diberikan, kalian bisa memberinya tips.

Selain rute Cikini, ternyata @JKTGoodGuide sebelumnya juga sudah pernah mengadakan event serupa dengan rute pusat kota Jakarta, kota tua, Pecinan Glodok, dan Menteng. Semuanya kawasan historis yang punya cerita. Para guide ini mengaku kalau mereka bukan historian. Jadi mereka tidak paham dengan detil cerita yang terjadi di suatu situs. Namun setelah mendengar mereka bercerita, jelas mereka lebih banyak tahu daripada saya hahaha..

Terus jalan-jalannya kayak gimana?

Taman di Bintaro Jaya Xchange

Hari Minggu siang kemarin saya memang meniatkan diri untuk pergi ke Bintaro Jaya Xchange Mall, untuk melihat/memotret event Japan Festival 2015. Ini pertama kalinya saya pergi ke sana. Saya mendengar info dari teman, kalau akses menuju mall ini mudah dicapai melalui Commuter Line. Daripada saya membuang tenaga menyetir mobil ke Sektor 7 Bintaro yang pastinya jauh, lebih baik saya coba naik Commuter Line.

Saya menggunakan kereta dari Tanah Abang menuju Serpong. Saya naik dari Palmerah, yang paling dekat dengan rumah saya. Stasiun terdekat Bintaro Jaya Xchange Mall adalah Jurang Mangu, yang hanya berbeda 3 stasiun dari Palmerah. Cukup 15 menit dari Palmerah. Cepat kan?

Keluar dari stasiun tinggal mengikuti jalur pejalan kaki yang sudah disediakan. Melewati jembatan kayu di atas sungai bening (untung nggak bau ya), lalu lanjut melewati jalur yang sudah dipasang paving. Tempat jalannya menyenangkan, meski saya kurang tahu apakah cukup terang dilewati saat malam ya. Tidak sampai 5 menit saya langsung berada di seberang mall tersebut. Wah, ini enak banget. Kalau ke sini beneran nggak perlu pusing nyetir mobil, karena berkereta jauh lebih nyaman.

IMG_0463
Jalur pejalan kaki dari stasiun Jurang Mangu

Sedikit lagi sampai di tujuan nih…

Kei Andinta – Allure

Suatu pagi bersama Kei (alias Kezia Putri Andinta).

Photobook digital ini mengambil setting di jalur trotoar Cikini, dan sebuah kafe yang berada di tepian trotoar tersebut. Menyusuri satu sudut kota Jakarta yang digarap cukup indah, tapi tak banyak yang mengetahuinya. Memasuki sebuah bangunan lama yang kini direnovasi untuk fungsi baru.