Kezia Amelia dan Permainan Biolanya

Sejak era kuliah dulu saya entah kenapa selalu suka melihat artis pop yang bermain biola. Dulu berawal dari kesukaan saya akan Vanessa Mae. Di era kaset dulu, saya sampai punya hampir seluruh albumnya. Lalu kesukaan itu berlanjut beberapa tahun kemudian dengan munculnya Bond, kuartet pemain biola dari Australia/Inggris. Di Indonesia ada Maylaffayza, seorang pemain biola yang juga blogger generasi awal. Saya sempat kenal dan beberapa kali ngobrol dengan Fayza melalui acara yang berhubungan dengan blog.

Sekarang di era YouTube dan Instagram merajalela, ada satu lagi yang menarik perhatian saya. Namanya Kezia Amelia. Kezia populer banget di Instagram, karena sering meng-cover lagu-lagu populer yang ia mainkan dengan biola dengan durasi pendek. Untuk versi panjang, beberapa lagu cover ia buatkan video klip dan ia taruh di channel YouTube-nya.

_MG_4424
Lihat Kezia Amelia perform di GIIAS

​Gelar Jepang UI 2016

Tahun ini perhelatan hari terakhir Gelar Jepang Universitas Indonesia (GJUI) tidak dilaksanakan lagi di kampus UI, tapi pindah ke Parkir Timur Senayan. Acaranya sepertinya seru seharian, namun sayangnya saya baru bisa datang saat gelap tiba, karena habis menghadiri pernikahan teman di Bogor.

Sesampainya di GJUI, saya langsung mampir ke mini stage, tempat anak-anak Happy Kingdom seperti: Rachel Florencia, Marthina Meliana, Kariin, dan Candy Love mengisi acara. Panggung ternyata tidak disiapkan untuk kebutuhan perform di malam hari, sehingga penerangan hanya seadanya. Satu bohlam saja yang menerangi panggung. Hahaha.. jadi ingat panggung tujuh belasan di kampung.

_MG_3554
Lihat aksi puncak dari GJUI 2016

Melihat Latihan Balet “Once” (2)

Masih lanjut dari tulisan sebelumnya. Pagelaran balet “Once” nanti akan menampilkan 9 koreografi yang dibawakan oleh West Australian Ballet (WAB). Selain koreografi “L’Enfant Joyeux” dan “Ripple and Surge” yang dibawakan oleh Indonesian Youth Ensemble, akan ada pula pertunjukan balet klasik dan kontemporer dari koreografer Jayne Smeulders, David Dawson, Craig Davidson, Christopher Hill, dan Annabelle Lopez-Ochoa. Ada pula koreografi “Megatruh” yang akan dibawakan solo oleh Juliet Burnett.

_MG_0079

_MG_0091
Ada program latihannya juga loh

Melihat Latihan Balet “Once” (1)

Beberapa minggu lalu saya menemukan akun @balletid di Twitter yang mengundang media untuk melihat proses latihan pagelaran balet “Once” yang akan diselenggarakan tanggal 6 dan 7 Agustus 2016 ini. Setelah saling mengontak, saya lalu diizinkan untuk datang melihat langsung proses latihan ini (dan tentunya memotretnya ya). Ini pertama kalinya saya berinteraksi dengan para praktisi balet.

Ballet.id (Ballet Indonesia Foundation) adalah yayasan non-profit yang dibentuk oleh 5 penari dan antusias di Indonesia, Australia, dan Singapura. Saat ini mereka sedang menyiapkan pagelaran balet berskala internasional yang bekerja sama dengan West Australian Ballet (WAB), perusahaan yang berfokus pada dunia ballet sejak 1952 dan masih eksis hingga sekarang.

_MG_9862

_MG_9901
Mengenai Pagelaran Balet “Once”

Pertunjukan Pendek Balet “Megatruh”

Hari ini saya diundang Ballet.id untuk datang ke press conference pagelaran balet “Once” yang akan diselenggarakan tanggal 6-7 Agustus 2016 ini. Pagelaran balet ini akan dibawakan oleh West Australian Ballet, dengan para balerina Indonesian Youth Ensemble yang telah diaudisi tanggal 19 Juni 2016 lalu.

_MG_0700
Kenalan dengan Juliet Burnett