Sondre Lerche

46 sondre lerche

Java Jazz Festival 2011 diadakan selama 4-6 Maret 2011. Saya sempat datang di hari kedua dan ketiga. Di hari kedua, kebetulan ada musisi ternama (katanya) yang pertunjukannya disaksikan raturan pengunjung. Namanya Sondre Lerche. Ia bermain solo gitar sembari bernyanyi. Pencahayaan konser, seperti biasa, sangat terbatas. Konsekuensinya, ISO harus naik menjadi 1000. Akibatnya, butir-butir bercak pun jadi terlihat. f 5.6, 1/80, ISO 1000.

Dua Penari Shenzhen

22 dua penari shenzhen

Masih di Shenzhen, di pertunjukan Oriental Beautiful Apparels. Masih dengan foto-foto yang dilakukan sambil curi-curi. Untuk mengambil foto di panggung, akan sangat dibutuhkan lensa zoom, apalagi kalau duduknya jauh dari panggung. Adegan tarian yang disajikan di panggung selalu penuh dengan puluhan orang. Ada sih foto-foto yang menampilkan banyak penari, namun rasanya malah jadi kurang bercerita apa-apa dibandingkan foto ini. Saya hanya mengambil dua figur penari saja, di antara sekumpulan lainnya di kiri dan kanan. f 5.6, 1/60, ISO 1000.

Penari di Balik Layar

21 penari di balik layar

Masih di Shenzhen, di Chinese Folk Culture Villages, sore harinya saya menonton pertunjukan Oriental Beautiful Apparels. Ditayangkan di dalam gedung teater yang megah, menyajikan ratusan penari dengan kostum eksotis khas China. Foto di atas adalah tarian pembuka, menampilkan puluhan perempuan menari di balik layar biru tipis yang ditembaki proyeksi sinar. Sebenarnya dilarang untuk mengambil foto di sini, tapi hihihi curi-curi boleh dong. f 9, 1/4, ISO 1000.

Dira Sugandi

09 dira sugandi

Untuk memfoto konser memang susah-susah mudah. Akan menjadi lebih mudah kalau konsernya memang konser besar yang penuh dengan pencahayaan warna-warni di atas panggung. Cahaya warna-warni ini akan membantu memberikan backlight figur penyanyinya.

Kalau saya, setiap kali memfoto aksi artis di konser, saya selalu set pengukuan kamera secara manual. Fungsi Auto atau Program selalu ngawur setiap kali saya memfoto di area gelap, apalagi yang cahayanya berubah sewaktu-waktu seperti konser. Set di ISO tinggi, biasanya sih di ISO 800 (kalau nggak bisa juga, ISO 1000), lalu set kecepatan di 1/60, dan diafragma 5.6. Oh ya, fotolah pada saat ada cahaya berwarna di belakang figur artis, supaya muncul warna cerah di belakang figur.

Yang lebih susah adalah mencari momen yang tepat, yang benar-benar bisa menunjukkan ekspresi wajah dan gestur si artis. Foto Dira Sugandi ini diambil saat Java Jazz Festival 2010.

09 dira sugandi 2