Rachel Florencia – 1.000 Tahun Cahaya

Namanya Rachel Florencia. Dia gak ada di GPlus, tapi bisa ditemukan di Twitter dengan ID @racheltjhia (susah ya ngetiknya). Namanya sempat dikenal dulu karena masuk 64 besar finalis generasi ketiga JKT48. Namun Rachel nggak lolos masuk.

Teman-teman di Happy Kingdom sepertinya melihat kalau Rachel punya potensi. Matang? Belum sama sekali. Namun anaknya ternyata mau belajar dan belajar terus. Beberapa kali Rachel, dibantu teman-teman Happy Kingdom perform di beberapa kafe. Paling sering sih dia bisa ditemukan di akhir pekan di restoran Fatback f(X) Sudirman. Bersama teman-teman Happy Kingdom, Rachel membawakan beberapa lagu populer JKT48 dan lagu soundtrack anime.

IMG_8756

IMG_8776

Hari Minggu kemarin di Hellofest, Rachel mendapatkan kesempatan untuk membawakan single pertamanya yang berjudul 1.000 Tahun Cahaya. Lagu ini dibuat oleh teman-teman Happy Kingdom, dan memang didesain supaya fans bisa ikutan chant, seperti lagu-lagu idol Jepang lainnya.

Kalau mau lihat fancam-nya, bisa coba cek ke sini: Rachel Florencia – 1000 Tahun Cahaya

Galeri foto Hellofest lengkap bisa dicek di Flickr. Tulisan ini juga bisa ditemukan di Google Plus.

IMG_8786

Memotret JKT48

Di dunia fandom JKT48 ada yang suka disebut-sebut sebagai wotagrafer. Maksudnya, wota tapi suka motretin member saat perform. Setiap orang yang motret biasanya punya ciri khasnya sendiri-sendiri. Ada yang suka memotret fokus hanya ke oshi (member favorit)-nya. Biasanya mereka mencoba mencari momen ekspresi terbaik, meski ada juga yang tidak menuntut lebih. Sepanjang wajah oshi-nya bagus dan fokus, sudah puas. Nggak ada yang salah, kan semua tergantung preferensi dan selera masing-masing fotografer.

Saya sendiri punya preferensi sendiri saat memotret JKT48 di panggung. Saya mencoba men-treat proses pemotretan seperti saat saya memotret artis atau band umumnya di atas panggung. Saya lebih suka memotret mereka saat melakukan perform di atas panggung, mencoba menangkap momen pergerakan mereka saat dance. Sangat jarang saya memotret close up wajah member JKT48. Lebih suka merekam minimal setengah badan member yang sedang bergerak. Lebih suka lagi kalau berhasil menangkap gerakan sinkron yang dilakukan banyak member bersamaan di satu waktu.

Bila panggung yang dipakai menggunakan pencahayaan yang keren ala konser band umumnya, maka saya selalu mencoba merekam gambar saat cahaya warna-warni itu muncul lewat di belakang member. Dengan cara ini, foto terlihat lebih berwarna. Cara ini juga sangat membantu menambah pencahayaan, sehingga wajah atau badan member tidak terlalu terlihat noise.

Posisi menentukan prestasi. Sebisa mungkin sih bisa memotret di barisan terdepan. Lebih enak lagi kalau bisa memotret dari titik tengah depan panggung. Tergantung jarak, saya umumnya menggunakan lensa 24-105 mm. Namun kalau jarak saya ke panggung terlalu jauh, baru menggunakan lensa 70-300 mm. Sesekali untuk pemotretan panggung, saya suka bereksperimen memotret menggunakan lensa fisheye 8 mm. Lensa fisheye ini baru bisa saya pakai kalau posisi saya benar-benar menempel dengan panggung, demi mendapatkan foto semua member dengan sudut yang ekstrim.

Berikut saya share 6 jepretan foto dengan ulasannya.

IMG_4799

IMG_4800

Diambil saat launching Honda Jazz 2013. Para member JKT48 saat itu membawakan lagu River, dengan gerakan sinkron cepat dan penuh hentakan. Saya mengambil beberapa shot saat intro lagu, karena memang di sinilah momen terkeren saat lagu River dibawakan.

IMG_0685

Hampir semua member JKT48 berada di atas panggung saat membawakan salah satu lagu di acara Musim Panas Handshake Festival. Kebetulan saya berada di posisi paling depan. Saya mencoba merekam mereka dengan fisheye 8 mm dan memanfaatkan cahaya panggung sebagai backlight subjek pemotretan.

IMG_0646

Masih di event yang sama, saya kali ini mencoba sesuatu yang berbeda. Fokus foto kali ini adalah pada kostum Flower warna-warni yang dikenakan para member. Sesuatu yang mungkin sedikit orang lain lakukan saat memotret.

IMG_1254

IMG_1238

Foto Melody dan Nabilah ini diambil saat JKT48 perform di Java Jazz Festival 2014. Seperti layaknya sebuah event musik, tata cahaya yang ditampilkan di panggung ini sangat keren. Beberapa lampu berganti warna lewat di panggung. Saya selalu mencoba mengambil momen memotret saat lampu lewat di belakang objek pemotretan. Tujuannya supaya bisa mendapatkan gambar seperti contoh di atas.

Mungkin di lain waktu saya akan share pula contoh-contoh jepretan lainnya. Sementara ini dulu ya.

Tentang JKT48

72 JKT48 1

Hari Sabtu kemarin saya berkesempatan menonton aksi mereka kembali di Popcon Asia. Kalau dulu nonton di teater JKT48, duduknya dibatasi dan nggak boleh motret, maka pada kesempatan kali ini saya bisa duduk langsung nggelesoran di depan panggung sambil motret-motret. Kali ini 21 personil JKT48 yang manggung menyanyikan 3 lagu andalannya (itu-itu lagi juga sih, bosan juga lama-lama). Sebenarnya saya motret semua wajah yang manggung, tapi yang akhirnya terlihat lebih layak ditayangin cuma ada 15 nih.

Untuk yang belum kenal dengan mereka, dari kiri ke kanan, atas ke bawah: Melody Nurramdhani Laksani, Cleopatra, Rena Nozawa, Cindy Gulla, Alissa Galliamova, Devi Kinal Putri, Nabilah Ratna Ayu Azalia, Beby Chaesara Anadila, Ayana Shahab, Delima Rizky, Shania Junianatha, Sendy Ariani, Frieska Anastasia Laksani, Rica Leyona, dan terakhir Gabriela Margareth Warouw. Semua dijepret dengan Nikon D7000 dan diedit dengan aplikasi Snapseed di iPad.

72 JKT48 2

Update: versi edit terbaru seri foto ini bisa dicek di album Flickr ini.

Java Jazz Festival 2011

48 java jazz festival 2011 1

Foto-foto berikut ini adalah sebagian cuplikan foto yang saya ambil di hari kedua dan ketiga Java Jazz Festival 2011. Yang pertama (di atas) adalah Robert Glasper Experiment (rambutnya lucu ya?). Yang berikutnya saya asli tidak tahu, tapi ia jago banget main saxophone. Lalu di bawahnya adalah Ruben Hein, yang piawai dalam vokal dan piano. Ia berasal dari Norwegia. Musiknya mengingatkan saya akan John Meyer. Yang terakhir adalah salah satu personil Kilimanjaro, grup jazz senior dari Amerika Serikat.

48 java jazz festival 2011 4
48 java jazz festival 2011 3
48 java jazz festival 2011 2

Andien

47 andien

Di konser Java Jazz Festival 2011 hari kedua, saya sempat menyaksikan konser Andien. Sesuatu yang saya lewatkan saat menyaksikannya tahun lalu (karena telat dan ruangan sudah terlampau penuh). Di tahun ini, saya masih bisa berada di paling depan, ikut memfoto bersama barisan fotografer lainnya. Meskipun demikian, secepat-cepatnya kita sampai di lokasi, tetap saja sukar menentukan titik mana yang paling pas untuk foto, karena berebut dulu-duluan dengan barisan fotografer yang berbarengan ada di sana. Sialnya, dari titik saya berdiri, pemandangan Andien terhalangi oleh meja dengan botol air untuk minum si Andien. Itulah salah satu contoh hambatan tak terduga saat kita berada di lapangan. f 4.2, 1/50, ISO 1000.